Senin, 14 April 2014

Tugas Bahasa Inggris Bisnis 2 (Bulan 2)


Exercise 33 (Page 121)

1.       because
2.       because
3.       because
4.       because
5.       because of
6.       because of
7.       because of
8.       because
9.       because
10.   because of


Exercise 34 (Page 124)

1.       so
2.       such
3.       so
4.       such
5.       so
6.       such
7.       such
8.       so
9.       such
10.   such
11.   so
12.   so
13.   such
14.   such
15.   such


Artikel Cause Connectors

      Additionly, Also, And, As well, Besides that, Furtermore, In addition, Moreover, Not only…but also, too

          These words are not interchangeable.  In other words, you cannot remove one of these words and add any other.  The best way to explain how to use these words is to simply give you examples.  One thing they all have in common is that they are usually attached to clauses.  That means they are attached to a group of words that contains a subject and a verb.  For more information on clauses, see our lessons on sentence fragments and run-on sentences.

         We will use the same sentences in order to illustrate how the words are used and to show their different positions in the sentences.  The positions of the words that we show you are the most common but not necessarily the only positions.


Example:
1.      The library on 5th Avenue in New York City is one of the best places to do research.  Moreover, it has hundreds of the most respected magazines and journals in the world.
2.      My professor is an extremely fascinating person.  She tells some of the most interesting stories I have ever heard as well.
3.      The library on 5th Avenue in New York City is one of the best places to do research.  Furthermore, it has hundreds of the most respected magazines and journals in the world.
4.      My professor is not only an extremely fascinating person but also  tells some of the most interesting stories I have ever heard.

Sumber: http://www.myenglishteacher.net/connectorsandotheraddinfowords.html

Selasa, 18 Maret 2014

Tugas Bahasa Inggris Bisnis 2 (Bulan 1)


Exercise 21 (Page 97-98)
  1. understood
  2. would not have been
  3. will give
  4. would had
  5. would have been
  6. had
  7. stopped
  8. needed
  9. have
  10. enjoyed
  11. painting
  12. were
  13. writes
  14. had permitted
  15. had spent
  16. will accept
  17. mother buys
  18. had decided
  19. would have written
  20. will leak
  21. studied
  22. hears
  23. see
  24. gets
  25. turn
  26. were
  27. would have called
  28. would have talked
  29. explained
  30. spoke

Exercise 26 (Page 107)
  1. Rita plays the violin well
  2. that is an intense novel
  3. the sun is shining brightly
  4. the girls speak fluent French
  5. the boys speak Spanish fluently
  6. the table has a smooth surface
  7. we must figure our income tax returns accurately
  8. we don't like to drink bitter tea
  9. the plane will arrive soon
  10. he had an accident because he was driving too fast

Exercise 27 (Page 109)
  1. your cold sounds terrible
  2. the pianist play very well
  3. the food in the restaurant always tasted good
  4. the campers remained calmly despite the thunderstrom
  5. they became sick after eating the contaminated food
  6. Professor Calandra looked quick at the students sketches
  7. paco was working diligently on the project
  8. Paul protested vehemently about the news proposals
  9. our neighbour appeared relaxed after their vacation
  10. the music sounded too noisy to be classical

Exercise 28 (Page 114)
  1. as soon
  2. more important
  3. as well
  4. more expensive
  5. as hot
  6. more talented
  7. more colorful
  8. happier
  9. worse
  10. faster

Exercise 29 (Page 114)
  1. The Empire State Building is taller than the staute of Liberty
  2. Califonia is farther from New York than Pennsylvania
  3. Hi assignment is different from mine
  4. Louie reads more quickly than his sisters
  5. no animal is so big as king kong
  6. than report is less impressive than the goverment's
  7. sam wears the same shirt as his teammates 
  8. dave paints much more realistically than his professor
  9. the twins have less money at the end of the month than they have at the beginning
  10. her sports car is different from Nancy's

Exercise 30 (Page 117)
  1. best
  2. happiest
  3. faster
  4. creamiest
  5. more colorful
  6. better
  7. good
  8. more awkwardly
  9. least
  10. prettier
  11. the best
  12. from
  13. less impressive
  14. the sicker
  15. than
  16. twice as much as
  17. few
  18. much
  19. farthest
  20. more famous

Sabtu, 25 Januari 2014

Tugas Bahasa Indonesia 2: Menulis Abstrak Pada Penulisan Ilmiah

Abstrak pada penulisan ilmiah mempunyai makna sebagai sebuah paragraf yang mencakup atau ringkasan awal dari sebuah laporan atau tulisan ilmiah.

Berikut adalah abstrak dari penulisan ilmiah yang menjelaskan tentang salah satu jenis audit yaitu audit operasional dalam suatu perusahaan.

                    ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peranan audit operasional dalam mengevaluasi efisiensi dan efektivitas setiap bagian dari prosedur dan metode operasi suatu perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Hasil penelitian yang dapat disimpulkan menunjukkan bahwa peranan audit operasional sangat bermanfaat dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas setiap bagian dari prosedur dan metode operasi perusahaan. Penetapan kriteria untuk mengevaluasi informasi dalam audit operasional bersifat sangat objektif. Review atau penelahaan yang dilakukan mencakup evaluasi atas struktur organisasi, operasi komputer, metode produksi, pemasaran, akuntansi, dan semua bidang lain dimana auditor menguasainya. Pada akhir audit operasional, manajemen biasanya mengharapkan saran-saran untuk memperbaiki operasi.

Kamis, 21 November 2013

Tugas Softskill 3

Daftar Pustaka yaitu suatu daftar yang berisi semua sumber bacaan yang digunakan sebagai bahan acuan dalam penulisan karya ilmiah seperti Makalah, Skripsi, Tugas Akhir, Laporan, Thesis,dan penelitian. Pemilihan daftar pustaka ini harus benar-benar sesuai dengan pokok permasalahan yang dibahas dalam makalah. Mahasiswa, Dosen, Siswa tidak boleh mencantumkan nama/judul buku, artikel/jurnal serta dokumen lainnya baik cetak maupun internet yang tidak terdapat dalam daftar pustaka ini.
Mengingat arti Penting dari bagian karya ilmiah yang satu ini, maka mahasiswa, dosen,siswa maupun masyarakat umum lainnya perlu mengetahui Cara dan Teknik Penulisan Daftar Pustaka yang baik dan benar. 

Ada beberapa komponen dalam Teknik Penulisan Daftar Pustaka yaitu :
  • Nama penulis dan nama keluarga/marga (jika ada)
  • Ditempatkannya didepan nama kecil
  • Tahun Penerbitan
  • Judul Buku
  • Tempat Penerbitan
  • Nama Penerbit

1. Sistem Vancouver

Sistem Vancouver merupakan sistem yang sering digunakan dalam berbagai jurnal ilmiah atau publikasi akademik. Sistem ini umumnya disebut author-number system karena sistemnya yang merujuk dengan menggunakan angka. Nama Vancouver diambil karena sistem ini merupakan hasil dari pertemuan yang dilaksanakan di Vancouver, British Columbia, Canada pada tahun 1979 yang merupakan cikal bakal berdirinya ICMJE (International Comitee of Medical Journal Editors). Dibandingkan harvard, vancouver lebih populer digunakan di jurnal kedokteran karena tidak terlalu banyak memakan tempat (karena hanya perlu menuliskan angka tanpa nama dan tahun) sehingga mengurangi jumlah halaman. Selain itu, vancouver juga memungkinkan penggunanya merujuk lebih dari satu sumber untuk sebuah pernyataan (kalimat) tanpa perlu merusak estetika penulisan.


Langkah – langkah dalam cara menulis daftar pustaka dengan metode VancouverAdapun langkah-langkah yang dapat ditempuh dalam  cara menulis daftar pustaka dengan metode Vancouver adalah sebagai berikut:
  • Menggunakan bullet angka
  • Angka tersebut menjadi rujukan dalam sitasi sebuah karya tulis yang dibuat
  • Nomor rujukan (referensi) yang ada di dalam karya tulis itu harus sama dengan urutan penulis yang ada dalam daftar pustaka
  • Tidak perlu mengurutkan tahun publikasi tulisan
  • Nama tidak perlu diurutkan berdasarkan alfabetis
Contoh cara menulis daftar pustaka dengan metode VancouverDaftar pustaka yang mengikuti metode Vancouver dapat dilihat pada contoh sebagai berikut:
  1. Grinspoon L, Bakalar JB. Marijuana: the Forbidden Medicine. London: Yale Univ Pr; 1993.
  2. Feinberg TE, Farah MJ, editors. Behavioural Neurology and Neuropsychology. Ed ke2. New York: McGraw-Hill; 1997.
  3. Grimes EW. A use of freeze-dried bone in Endodontic. J Endod 1994; 20: 355-6.


2. Sistem Harvard

Daftar pustaka dalam sistem Harvard disusun berdasarkan urutan abjad dari nama pengarang yang telah di balik. Dalam bagian ini, penulisan sistem Harvard akan langsung dijelaskan berdasarkan tipe atau jenis media yang akan dikutip.

Sistem Harvard memiliki beberapa ketentuan berikut:
Pengarang/pemilik

  •     Nama pengarang dibalik, nama belakang/terakhir/famili ditaruh di depan, sedangkan nama sisanya       dijadikan dalam bentuk inisial maksimal 2 abjad.
  •     Antara nama dan inisial dipisahkan oleh koma dan spasi.
  •     Setiap inisial diakhiri sebuah titik (Kharisma, P.R., Juanda, A.B.). Ini sedikit berbeda dengan           sistem Vancouver dimana inisial tidak diakhiri dengan titik.
  •     Gunakan koma untuk mengakhiri informasi pengarang atau pemilik.

Judul buku
  • Gunakan huruf kapital pada awal judul buku saja. Selebihnya ketentuan penulisan judul buku mirip dengan sistem Vancouver.
  • Sedikit berbeda dengan penulisan Vancouver, judul buku pada sistem Harvard harus menggunakan italic atau huruf yang dimiringkan.
  • Akhiri judul buku dengan menggunakan titik.
  • Sistem edisi mirip dengan sistem Vancouver.

Tempat terbit dan penerbit
Penulisan ini kurang lebih sama dengan sistem Vancouver

1. Mercer, P.A. and Smith, G., 1993. Private viewdata in the UK. 2nd ed. London: Longman.
2. Smith, J. (2005a). Harvard Referencing. London: Jolly Good Publishing.

3. Kombinasi Abjad dan Nomor(Alphabet Number System).

Pada sistem ini cara penunjukannya dalam naskah adalah dengan memberikan nomor sesuai dengan nomor pada daftar pustaka yang disusun sesuai abjad.

4. Sistem Nomor (Citation Number System)

Kutipan pada naskah diberi nomor  berurutan dan susunan daftar pustaka mengikuti urutan seperti tercantum pada naskah dan tidak menurut abjad.

Penulisan Artikel Ilmiah dalam Publikasi Jurnal Ilmiah

Jurnal ilmiah merupakan kumpulan karya tulis hasil penelitian ilmiah dan sumber referensi yang diakui dan bias dipertanggung jawabkan, karena karya tulis ini disusun berdasarkan rangkaian proses penelitian ilmiah. Cara penulisan daftar pustaka jurnal ilmiah adalah sebagai berikut:
Nama penulis. Tahun terbit. Judl artikel hasil penellitian. Nama jurnal. Volume (nomor): halaman.
Contoh:
Darmosakoro, W dan Sugiyono. 1998 Kadar hara daun, hara pelepah dan kandungan serta pada tanaman yang mengalami patah pelepah. Warta Pusat Penelitian Kelapa Sawit. VI (2) : 55-61.

Sumber Informasi Berupa Buku atau Majalah

Majalah
Penulisan daftar pustaka dari Majalah bisa menjadi referensi penulisan ilmiah ataupun penelitian lainnya. Cara penulisannya sebagai berikut:
Nama Penulis. Tahun Penerbitan. “Judul Artikel”. Nama Majalah Nomor edisi
Contoh:
Arifin, Lukman. 2012. "Janji Politikus dan Janji Pengusaha". Gatra IXXX

Buku
Penulisan daftar pustaka yang bersumber dari buku, cantumkan edisi, volume atau editor jika buku tersebut menyediakan hal tersebut dengan meletakkannya pada posisi setelah penulisan judul buku.
Nama penulis/penyusun buku. Tahun. Judul buku. Penerbit buku. Kota tempat buku di terbitkan.
Contoh:
Yazid, E. dan Nurjanti,L. 2006. Penentuan Praktikum Biokimia. Penerbit Andi. Yogyakarta.



Sumber: